Ghufron’s Salam

Mencari Makna dalam Islam

  • Assalamu’alaikum ….

    Trims atas kunjungan Saudara. Silahkan meninggalkan masukan, apapun - kritik, saran, pendapat, dll - yang akan aku jadikan bahan berbenah. Aku tunggu lagi kunjungannya ....
  • Halaman

  • Kategori

  • Komentar Terakhir

  • Jumlah Tamu

    • 183 kunjungan

Nisfu Sya’ban

Ditulis oleh Ghufron di/pada Agustus 8, 2008


Hari ini hari yang cukup melelahkan bagi saya. Sebab beberapa hari sebelum ini, ada aktivitas tambahan yang saya lakukan. Kalau sebelumnya di waktu pagi saya banyak beraktivtas di rumah, bantu sana bantu sini, pokoknya di rumah. Sekarang sejak agak pagi (nggak pagi-pagi amat sih), saya sudah di atas motor untuk berangkat ke aktivitas tambahan itu.

Ya, sejak 3 hari lalu saya membantu pelaksanaan kegiatan pendidikan dan latihan (Diklat) KKPI (Ketrampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi) Jardiknas untuk tingkat SMK se-kabupaten Malang yang dilaksanakan di ICT Center SMK Budi Mulia Pakisaji – Malang. Bukan ketua sih, tapi cukup menambah wawasan dan pengalaman bagi saya. Terutama saya yang berlatar belakang ekonomi (dan bukan komputer). Alhamdulillah ….

Nah, hari ini mulai deh saya merasakan agak lelah. Belum terbiasa satu hari penuh beraktivitas yang terus menerus. Tapi tak apalah. Saya pergunakan waktu sebaik mungkin. Termasuk hari ini, yang pas di hari Jum’at, dimana ada kewajiban saya sebagai seorang muslim untuk melakukan ibadah sholat Jum’at.
Dari Pakisaji sekitar pukul 11.35 (break – istirahat), saya memacu sepeda motor agak kenceng untuk mengejar waktu sholat Jum’at di wilayah Kepanjen – Malang.

Baca selengkapnya …..

Ditulis dalam Uncategorized | Leave a Comment »

Mengintip Tips Menjaga Kesehatan dalam Tahajjud

Ditulis oleh Ghufron di/pada Juni 28, 2008


Anda tentu pernah mendengar sebuah hadist riwayat Abu Dawud yang menyatakan bahwa shalat sunnah yang paling utama setelah shalat fardhu adalah sholat tahajud.
Sudah menjadi pengetahuan umum di kalangan muslimin bahwa shalat tahajud merupakan shalat yang menakjubkan. Sebuah ibadah sunnah yang sangat dianjurkan bagi setiap muslim. Banyak sekali hadist yang menyampaikan tentang keutamaan dan anjuran untuk mengamalkan tahajud ini. Bahkan bagi para ulama salaf, tahajud seakan-akan sudah menjadi amalan wajib.
Tentunya kita sangat percaya bahwa segala sesuatu yang Allah SWT perintahkan pasti mempunyai tujuan dan manfaat. Dan kita sudah banyak sekali mendapatkan dalil tentang keutamaan-keutamaan tahajud di mata Allah SWT. Dan menjadi tugas kita menyingkap tabir manfaat-manfaat lain dibalik perintah Allah SWT.
Diilhami dari sabda Nabi, “Sholat tahajud dapat menghapus dosa, mendatangkan ketenangan, dan menghindarkan diri dari penyakit,” maka Dr. Sholeh dalam bukunya Terapi sholat tahajud mengemukakan sebab-sebab ilmiah dari ibadah yang luar biasa ini. Dr. Sholeh mengkaji secara spesifik mengenai hormon kortisol dan kaitannya dengan sholat tahajud.
Menurut Dr. Sholeh hormon kortisol dikenal sebagai hormon stress. Fungsi utama hormon ini untuk menangkal dan mempersiapkan tubuh terhadap stress. Seorang ahli biokimia bernama Granner dalam biokimia harper menyatakanbahwa kortisol menekan sistem imun (pertahanan) tubuh yang mengakibatkan seseorang rentan terhadap penyakit.
Kalau begitu, apakah hormon kortisol berbahaya ?

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Artikel | Leave a Comment »

Keberkahan dalam Rizki

Ditulis oleh Ghufron di/pada Juni 17, 2008

Seringkali aku heran pada diriku sendiri. Sekian tahun aku bekerja secara fisik meneteskan keringat demi mendulang rupiah, hingga saat ini yang kudapat sebatas cukup untuk makan. Jarang sekali ada kesempatan dan hasil berlebih.
Aku bercermin …..

Aku bercermin dengan cermin kaca di tempat tidurku. Kuperhatikan diriku sendiri dari cermin kaca itu. Sepertinya aku oke-oke saja. Bekerja dan berusaha mendulang rupiah kulakukan hampir setiap hari. Aku bertanya-tanya: apa aku kurang pandai mencari peluang ya ?
Ya. Mungkin aku mesti lebih pandai lagi membaca peluang-peluang dan memanfaatkannya dengan semaksimal mungkin. Ya … ya … ya ….
Aku bercermin lagi. Bercermin pada tetesan embun subuh yang begitu bening. Embun yang menetes di dedaunan tanpa terpaksa. Mengalir tulus tanpa mengganggu sekelilingnya. Kalau saudara-saudaranya sesama embun mau, ia ajak pula dalam perjalanannya. Turun menembus bumi. Dan ….. tetap bening !

Baca entri selengkapnya »

Ditulis dalam Tafakur | Leave a Comment »